“Ketik REG spasi CINTA, kirim ke ….”

Posted by admin on 28 May 2008 | Tagged as: Telekomunikasi

Female SMS

“Mau dapat sms dari HP pribadi saya ? ketik reg spasi cinta kirim ke xxxx”. Atau “pengen pakai RBT keren ini di HP kamu ? ketik reg spasi KG kirim ke 1234” Begitu penggalan iklan yang sering kita lihat di layar kaca.

 

Premium SMS, itulah barang yang di dagangkan oleh penyedia layanan ini.

 

Banyak segi yang bisa dibahas mengenai Premium SMS ini. Mulai dari penggunaan model / konten iklan yang dinilai kurang santun, hingga yang paling akhir adalah email di sebuah milis yang menyorot dampak dari penggunaan premium sms sebagai syarat memenangkan suatu ajang kompetisi.

 

Posting ini berniat membahas premium sms dari sisi teknologi. Bagaimana cara kerja premium sms dan penghitungan billing antar operator selular dengan penyedia konten.

 

Premium SMS dimulai tahun 2000 dan kini makin marak jenis dan konten-nya. Ide dasar dari layanan ini adalah pengguna membayar lebih untuk sms yang mereka kirim ataupun terima.

 

Dua skema kerjasama yang banyak dijalankan antara operator selular & penyedia konten adalah :

  • Skema bayar tiap kirim (pay per use basis)
  • Skema berlangganan (subscribe basis)

 

Mari kita bahas sedikit detail.

 

Skema ”Pay Per Use”:

  

Saat anda mengirim sms premium “KG” ke 1234 untuk mendownload lagu Kucing Garong seharga Rp. 4000, misalnya, maka sms “KG” tadi masuk ke switch GSM/CDMA untuk di pilah apakah nomor anda prabayar atau pasca bayar.

  

Jika nomor anda prabayar, maka operator akan mencheck sisa pulsa anda di Intelligent Network (IN). Bila mencukupi, maka sms akan langsung di forward ke server penyedia konten.

 

Jika nomor anda Pasca bayar, maka operator akan menulis Call Detail Record (CDR) untuk memotong pulsa anda seharga Rp. 4000, dan memforward ke server penyedia konten.

 

Saat mereply sms ini, server penyedia konten selain mengirim receipt sms ke handphone anda, juga mengirim konten (lagu Kucing Garong) dengan dua cara:

 

  • Prabayar : Server akan mengirim ke SMSCentre dan mencharge billing di IN, kemudian mengirim konten ke handset melalui switch atau disimpan di inbox MMSC (Multimedia Message Service centre).
  • Pasca Bayar : Server akan mengirim ke SMSC, secara bersamaan CDR akan memotong pulsa anda, baru kemudian mengirim konten ke handset anda.

 

Ada kelemahan skema ini. Karena sistem billing dilakukan di sisi operator, maka skema ini memaksa penyedia konten menyetujui saja pada hasil perhitungan Billing dari operator selular.

 

Pada kasus dimana anda salah ketik (mengetik KD, bukan KG) misalnya, maka operator selular akan tetap men-charge anda, namun sms anda tidak diteruskan ke server penyedia konten, sehingga tidak ada konten yang terkirim ke Handset anda. Penyedia konten pun tidak berhak menagih ke operator

 

Skema berlangganan:

 

Skema ini biasanya terbagi dua type, Short term content driver (misal sms update piala Eropa 2008), dan pre-programmed content (misal sms update Bursa Efek Indonesia atau SMS horoskop harian).

  

Yang pertama, begitu anda registrasi, maka sms akan masuk ke mode berlangganan, dimana pemotongan pulsa dilakukan di depan (satu kali) selama event berlangsung.

  

Untuk type kedua, saat anda sms ”Reg spasi ASTRO“ untuk berlangganan sms tentang Horoskop harian misalnya, maka server akan mendeteksi saat registrasi awal dan mengenakan biaya di Server IN untuk pelanggan prabayar atau menulis CDR untuk pelanggan pasca bayar.

  

Hitung-hitungan bisnis, mottonya adalah : Operator utung besar, penyedia konten jauh dari rugi. Rata-rata revenue sharing yang di tenggak penyedia konten berkisar 30-40% dari biaya per sms diluar pajak. Jika harga sms KDI seharga Rp.2000 dikirim oleh 2 juta penggemar se Indonesia, (Rp. 2000 x 40% x 2 jt)……, wow, what a bussines !!!

 

 

 

 

 

Posting Pertama

Posted by admin on 22 May 2008 | Tagged as: Uncategorized

\"Coffee and Laptop\"

 Hari ini, Kamis, 22 Mei 2008, merupakan awal dari perjalanan blog pribadi saya – www.budisantoso.com – sebuah blog yang bermimpi memberi sumbangsih -walau ringan dan sederhana– yang positif tentang Bisnis, Teknologi dan Manajemen kaitannya dengan dunia Telekomunikasi.

Ringan dan sederhana, karena seperti esensi judul blog ini, Sembari Minum Kopi, kita bisa ngobrol apa saja secara ringan dan sederhana.

Tulisan ini adalah post pertama dari blog ini. Entah sampai kapan blog ini akan bertahan. Mungkin sehari, sebulan, setahun atau bahkan lebih lama lagi. Dengan support rekan-rekan semua dan semangat idealis diatas, saya berusaha dan berdoa semoga blog ini dapat bertahan lama.

Saya sadar, menjalankan sebuah blog yang dinamis bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan stamina, ketahanan, dan ketekunan yang ruarrr biasa agar sebuah blog bisa tetap terus bertahan lama.…..Semoga blog ini dapat meninggalkan sumbangsih wacana yang bermakna  (dalam bantuk yang paling sederhana) bagi kita semua..Amiin.